Bagi Pengusaha Apakah Berpolitik Peluang Perkecil Customer atau Sebaliknya?

advertise here
Kasus pernyataan CEO BukaLapak Ahmad Zaky di media sosial yang berujung viralnya tagar #UninstallBukaLapak, #PindahLapak, #LupaBapak hingga #BanyakLapakLain membuktikan bahwa seorang pengusaha atau entrepreneur yang berkomentar tentang politik tidak akan menguntungkan bagi usahanya sendiri.

Perusahaan yang bergantung dengan banyak costumer, sebaiknya lebih baik memilih tidak berkomentar tentang politik atau terjun langsung ke politik. Kecuali perusahaannya bergerak dibidang konstruksi atau bidang yang tidak mengandalkan pelanggan secara massif.

Kerugian BukaLapak gara-gara CEO-nya komentar seperti itu cukup banyak. Ada ribuan orang yang memutuskan uninstall aplikasinya. Meski tidak semua pendukung Jokowi demikian, tapi itu sudah kerugian besar, karena BukaLapak harus mengeluarkan dana besar melakukan promosi agar aplikasinya diunduh, ternyata harus hilang dalam waktu singkat.

Jika saja seorang Ahmad Zaky lebih profesional dengan tidak berkomentar miring pada situasi politik saat ini, maka BukaLapak tetap terasa menjadi milik semua pelanggan, atau tidak terasa milik kubu tertentu saja.

Maksud Ahmad Zaky menulis kata Presiden Baru mungkin saja bisa Jokowi pada periode yang baru atau memang benar-benar presiden lain yang belum pernah menjabat sebelumnya.

Ini adalah pembelajaran bagi artis dan pengusaha untuk sebaiknya lebih netral menyikapi politik. Memihak ke kubu tertentu kadang menguntungkan, namun peluangnya hanya sebatas kubu sebelah, sebelahnya tidak.

Contohnya, saat Reuni 212, banyak pengusaha dadakan membuat merchandise seperti topi, kaos bertuliskan kalimat tauhid dan dijual secara daring. Ternyata cukup laku di pasaran. Tapi tentu saja tidak akan lama, saat isunya mulai basi, merchandise itu tidak lagi laku. Skalanya pun lebih sempit.

Dari pengalaman itu, kita tahu politik tidak akan banyak menguntungkan, kecuali bagi politisi itu sendiri. Bagi kita yang bergerak dibidang kreatif, sebaiknya lebih fokus dan tidak menunjukkan kebepihakan dengan kubu politik mana pun.

Berkomentarlah dengan santun, tunjukkan bahwa kita bangsa beradab

Click to comment